Istilah Manusia dalam Al-Qur'an

Bismillah, Assalamu'alaikum untuk sahabat akal muslim. Postingan kali ini akan memberikan referensi ayat tentang Istilah Manusia dalam Al-Qur'an. Perlu diketahui bahwa postingan ini tidak membahas mengenai tafsir ayat begitupun juga isi postingan secara keseluruhan, akan tetapi sekedar memberikan referensi tentang Istilah Manusia dalam Al-Qur'an atau tentang suatu ayat yang ada kaitannya dengan ilmu pengetahuan alam.

Al-Qur'an menggunakan tiga istilah penting untuk menyebut manusia, yakni nas, insan, dan basyar [1]. Nas untuk merujuk pada manusia sebagai makhluk sosial. Misalnya sifat kaum munafik dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 8 yang artinya: 
"Dan di antara manusia* ada yang berkata, 'Kami beriman kepada Allah dan Hari Akhir,' padahal sesungguhnya mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman."
Catatan: *) Kata yang digunakan dalam ayat tersebut adalah nas.

Insan mengacu pada manusia sebagai totalitas jiwa dan raga dengan potensi yang bisa berproses secara dinamis. Istilah insan muncul dalam tiga konteks:

1) Pengemban Amanah

"Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung; tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya (berat), lalu dipikullah amanat itu oleh manusia*. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat bodoh," (QS Al-Ahzab[33]: 72)

Catatan: *) Kata yang digunakan dalam ayat tersebut adalah insan.

2) Kecenderungan Negatif Manusia

Misalnya tergesah-gesah dan bakhil,
"Dan manusia (sering kali) berdoa untuk kejahatan sebagaimana (biasanya) dia berdoa untuk kebaikan. Dan memang manusia* bersifat tergesa-gesa." (QS Al-Isra[17] :11)

"Katakanlah (Muhammad), 'Sekiranya kamu menguasai perbendarahan rahmat Tuhanku, niscaya (perbendarahan) itu kamu tahan, karena takut membelanjakannya.' Dan manusia ** itu memang kikir." (QS Al-Isra[17] :100)

Catatan: *) dan **) Kata yang digunakan dalam ayat tersebut adalah insan.

3) Proses Penciptaan Manusia

"Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk" (QS Al-Hijr[15]: 26)

Adapun basyar mengacu kepada manusia sebagai makhluk biologis.

"Katakanlah (Muhammad), 'Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia* seperti kamu, yang telah menerima wahyu, bahwa sesungguhnya Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Maka, barang siapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya, maka hendaklah dia mengerjakan kebajikan dan janganlah dia mempersekutukan dengan sesuatu pun dalam beribadah kepada Tuhannya.' " (QS Al-Kahf[18]: 110)

Catatan: *) Kata yang digunakan dalam ayat tersebut adalah basyar.

Demikian beberapa referensi tentang Istilah Manusia dalam Al-Qur'an. Jika ada yang salah atau keliru, itu berasal dari kelalaian penulis. Semoga Allah mengampuni penulis atas kesalahan tersebut.

My Referensi: [1] Al-'Alim Al-Qur'an dan Terjemahannya, Jakarta, Mizan Media Utama

Comments

Popular posts from this blog

Sebuah Bukti Al Quran Datang dari Sisi Allah

Ayat Mengenai Matahari dan Bulan Beredar di Garis Edarnya Masing-Masing

Ayat Mengenai Langit dan Bumi Dahulunya Menyatu