Ayat Mengenai Langit dan Bumi Dahulunya Menyatu

Bismillah, Assalamu'alaikum. Postingan kali ini akan memberikan referensi ayat tentang Langit dan Bumi Dahulunya MenyatuPerlu diketahui bahwa postingan ini tidak membahas mengenai tafsir ayat begitupun juga isi postingan secara keseluruhan, akan tetapi sekedar memberikan referensi ayat tentang Langit dan Bumi Dahulunya Menyatu.

Dalam pelajaran-pelajaran di sekolah, kita diajarkan beberapa teori-teori kejadian alam semesta. Ada teori big-bang, teori awan panas, teori bintang kembar, dan lain-lain. Teori-teori tersebut hanyalah rangkaian-rangkaian pernyataan yang berisi fakta-fakta yang dihubungkan sebagai premis-premis untuk menarik suatu kesimpulan, kesimpulan ini hanya akan disebut hipotesis apabila belum terbukti secara ilmiah. Jika hipotesis itu telah terbukti secara ilmiah maka akan menjadi teori ilmiah. Teori ilmiah ini akan tetap dianggap benar apabila belum terbukti kesalahannya secara ilmiah pula. Jadi, kebenaran teori ilmiah adalah tidak mutlak, akan diganti oleh teori yang lebih mendekati kebenaran mutlak. Apabila teori tidak sesuai dengan fakta maka jelas teori itu akan ditolak, sehingga teori ilmiah yang mampu bertahan apabila ia mampu bertahan menjawab berbagai fakta yang akan membuat dirinya gugur.

Misalnya teori Darwin yang mengemukakan bahwa manusia berasal dari kera. Darwin mengemukakan hal itu setelah mengamati makhluk hidup mengalami yang namanya perubahan akibat adanya seleksi alam dan penurunan sifat. Benar bahwa populasi rusa akan meninggalkan rusa yang larinya lambat karena dimangsa oleh singa dimana akan tercipta populasi rusa yang kuat larinya. Akan tetapi, tidak ada perubahan yang terjadi pada rusa, rusa tetaplah rusa dan tidak akan menjadi spesies baru akibat adanya seleksi alam. Teori ini kemudian gugur karena tidak ada kejadian satu pun di alam ini dengan berbagai eksperimen yang mereka lakukan yang dapat menghasilkan spesies baru akibat seleksi alam. Sebagian orang pendukung teori ini kemudian membangun teori pembaharu teori darwin bahwa selain seleksi alam, juga didukung dengan adanya mutasi genetik. Gerakan pembaharu ini diberi nama Neo-Darwinisme. Akan tetapi, teori ini pun telah gugur karena tidak sesuai dengan fakta yang ada bahwa tidak ada satu pun mutasi genetik itu yang menguntungkan atau dengan kata lain membuat organisme tersebut cacat fisik atau mati.

Dari beberapa teori kejadian alam semesta, teori yang dianggap mendekati kebenaran adalah teori big-bang. Teori ini menyatakan bahwa pada mulanya hanya ada 1 titik tunggal (nebula utama), titik itu meledak kemudian membentuk alam semesta tempat kita berada dalam waktu dan proses yang panjang. Tentang diawali oleh titik tunggal, hal ini didukung oleh fakta bahwa alam semesta berkembang seiring berjalannya waktu yang diamati oleh Huble menggunakan teleskop raksasa. Dia mengamati bintang-bintang menjauhi satu sama lain seiring berjalannya waktu, hal ini terjadi karena alam semesta mengembang. Alam semesta yang mengembang, kalau kita memutar waktu berlawanan arah jarum jam hingga pada awal kejadian alam semesta, maka yang terjadi adalah alam semesta ini berasal dari titik tunggal tadi. 

Mengenai ayat Langit dan Bumi Dahulunya Menyatu adalah sebagai berikut.
"Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi keduanya dahulu menyatu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya; dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup dari air; maka mengapa mereka tidak beriman?" (Q.S. Al-Anbiyah ayat 30)

Demikian beberapa referensi tentang Langit dan Bumi Dahulunya Menyatu. Jika ada yang salah atau keliru, itu berasal dari kelalaian penulis. Semoga Allah mengampuni penulis atas kesalahan tersebut.

Comments

Popular posts from this blog

Sebuah Bukti Al Quran Datang dari Sisi Allah

Ayat Mengenai Matahari dan Bulan Beredar di Garis Edarnya Masing-Masing